Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Cara Mudah Beli Rumah Tanpa Riba Jika Anda bisa membeli rumah tanpa riba, kenapa tidak? Untuk mencapainya, Anda perlu mengetahui beberapa langkah. Saat ini banyak masyarakat mulai beralih dari kredit konvensional dan bank konvensional ke sistem syariah.

Sebagian masyarakat memilih menolak Kredit Perumahan (KPR) dan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) karena suku bunga tinggi. Namun, mereka yang ingin membeli rumah tanpa riba atau bunga tentu memiliki banyak cara karena sudah banyak agen perumahan syariah.

Cara Mudah Beli Rumah Tanpa Riba

Cara Mudah Beli Rumah Tanpa Riba

Jika Anda ingin mengamalkan ajaran agama Islam secara utuh dan menjauhi hal-hal yang dilarang agama. Anda tentu akan lebih memilih membeli property tanpa riba, ada banyak langkah sederhana yang bisa diambil mulai sekarang. Berikut beberapa langkah cara mudah beli rumah tanpa riba:

Memilih Cicilan Tanpa Bank

Bagi yang berencana membeli rumah tanpa riba, ini menjadi salah satu caranya. Anda bisa memilih developer yang menyediakan rumah tanpa cicilan bank, misalnya developer property syariah Royal Orchid Syariah Group.

Asosiasi DPS (Developer Property Syariah) secara aktif mengembangkan perumahan tanpa cicilan bank. Sehingga Anda dapat membeli rumah secara langsung.

Dari perspektif legitimasi hukum, kontrak transaksi, pembiayaan, pengembangan dan realisasi hingga penyerahan kunci, banyak prinsip Islam telah diterapkan dalam praktik bisnisnya.

Layaknya bank, paket cicilan pengembang pun lumayan lama bisa 10 sampai 15 tahun. Namun, Anda harus mencari proyek perumahan yang benar-benar dikembangkan oleh anggota DPS untuk menggunakan layanan ini.

Keuntungan menggunakan developer syariah adalah:

  1. Jika Anda menunda pembayaran cicilan karena suatu alasan, tidak akan ada penyitaan.
  2. Tidak perlu menaikkan biaya kontrak atau proses.
  3. Tanpa BI Checking akan mempermudah proses.
  4. Lingkungan khusus keluarga muslim, sehingga dapat dikonsep dalam lingkungan Islami.

Membeli Rumah dengan Uang Tunai 

Jika Anda tidak ingin menggunakan kredit bank (KPR/KPA) untuk membeli rumah, maka Anda membeli rumah dengan uang tunai. Bagi banyak orang memilih apakah akan membeli rumah secara tunai atau non tunai merupakan beban yang berat.

Kuncinya adalah menabung, memiliki sedikit pekerjaan atau penghasilan lain, memiliki investasi, dan berbisnis. Sebelumnya sudahkah Anda memutuskan berapa yang ingin Anda keluarkan untuk membeli rumah, 400 juta rupiah, 500 juta rupiah, atau bahkan 1 miliar rupiah?

Setelah itu, Anda mulai menabung dan berinvestasi setiap bulan agar bisa membeli rumah yang Anda butuhkan. Jika rumah yang Anda beli tidak berada di kawasan pemukiman, biasanya banyak terdapat rumah yang terjangkau.

Sementara itu, jika Anda memilih membeli rumah di kawasan hunian, perusahaan developer property syariah akan memberikan harga khusus untuk pembelian tunai.

Membeli Property Bisa Bertahap 

Konsumen dapat membeli property syariah dengan berbagai cara: seperti tunai, tunai bertahap, dan kredit. Bagi yang tidak ingin membeli secara riba dalam pembelian rumah, mereka bisa memilih membayar tunai atau mencicil secara bertahap.

Durasinya berkisar dari 12 bulan hingga 60 bulan. Itu tergantung pada kebijakan masing-masing pengembang properti syariah.

Menggunakan KPR Syariah 

Jika Anda tidak mampu membayar tunai atau tunai bertahap untuk membeli rumah, dan tidak ingin terlibat dalam urusan riba, pilihannya adalah KPR Syariah. Saat ini sudah banyak bank syariah swasta atau bank syariah pemerintah. Anda hanya perlu membuat pilihan.

Seperti namanya, KPR Syariah akan menyelamatkan Anda dari lintah darat karena semuanya berdasarkan syariat Islam. Namun, masih banyak masyarakat yang meyakini bahwa KPR Syariah dan Bank Syariah tidak murni syariah, tetapi masih memiliki unsur riba.

Oleh karena itu, dibeberapa developer property syariah juga menawarkan KPR syariah langsung berhubungan dengan pengembang tanpa perantara bank sekalipun.

Termasuk kami, juga menawarkan pembelian proyek property syariah dengan KPR syariah langsung ke pengembang tanpa perantara pihak ketiga, yakni bank.

Giat Menabung 

Jika Anda memilih membeli rumah dengan uang tunai, maka Anda harus mulai menabung dengan hemat. Biasakan menyisihkan setidaknya 30% dari penghasilan Anda setiap bulan. Kalau bisa mencapai 35% sampai 40% tentu akan lebih baik.

Anda juga harus menetapkan tujuan periode tabungan untuk membeli rumah, seperti tujuh, delapan atau sepuluh tahun.

Perencanaan Keuangan yang Matang

Anda harus membuat rencana keuangan dengan matang. Anda juga harus membagi pengeluaran bulanan secara rinci. Jangan lupa untuk mengembangkan rencana keuangan jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang.

Anda harus disiplin saat menerapkan rencana keuangan ini. Jika tidak disiplin, Anda akan kesulitan untuk membeli rumah. Rencana pembelian rumah tunai merupakan rencana jangka panjang dan perlu didukung dengan rencana jangka pendek.

Punya Job Sampingan 

Jika Anda ingin membeli rumah dengan uang tunai, Anda pasti akan memiliki pekerjaan sampingan. Jangan hanya fokus pada satu sumber penghasilan! Milikilah banyak sumber pemasukan agar target Anda memiliki rumah cepat terwujud.

Era sekarang, pilihan pekerjaan sangatlah banyak. Tips dari kami, carilah pekerjaan sampingan yang terhubung dengan internet.

Bisa menjadi youtuber, selebgram, bisnis online, freelancer, dan sebagainya.

Saat ini kaum milenial mendapat banyak manfaat dari perkembangan teknologi, sehingga bisa mempunyai beberapa pekerjaan sekaligus dengan mudah.

Investasi di Pasar Keuangan

Saat ingin membeli rumah dengan uang tunai, Anda tidak bisa mengandalkan tabungan saja. Anda harus mulai belajar berinvestasi. Dalam pasar keuangan berdasarkan hukum syariah, banyak terdapat pilihan investasi, seperti reksa dana syariah, saham syariah, dan lain sebagainya.

Dengan berinvestasi berbasis syariah diharapkan dapat membantu mempercepat pembelian rumah. Pengembalian investasi memang tidak dapat diprediksi, tetapi nilai tambahnya lebih besar daripada tabungan. Maka, sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar keuangan, Anda harus mempelajarinya terlebih dulu.

Investasi Emas Logam Mulia 

Emas mempertahankan nilai kekayaan, dia tidak akan tergerus inflasi. Maka para ahli menyarankan salah satunya investasi di emas logam mulia.

Jika Anda berencana membeli rumah dalam waktu lima tahun dari sekarang, Anda bisa memilih berinvestasi emas dalam bentuk logam mulia. Harga emas mungkin hanya naik sekitar 10% per tahun, tetapi dalam lima tahun, nilainya jauh lebih tinggi daripada tabungan.

Mulai Bisnis UMKM 

Jika Anda memiliki modal, jaringan, dan sumber daya lain yang sangat sedikit, Anda bahkan dapat memulai bisnis Anda di bawah skala UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah).

Pilihan UMKM ada banyak, di antaranya kuliner, kerajinan tangan, dan lain sebagainya. Belakangan ini, bisnis kuliner sedang booming terutama dengan hadirnya ojek online.

Jika Anda belum pernah berbisnis, Anda bisa memilih untuk franchise atau bekerja sama dengan orang lain. Ada banyak pilihan waralaba, terutama kuliner. Anda dapat menyimpan pendapatan bisnis ini untuk menambah uang membeli rumah. Anda harus menyisihkannya secara teratur.

Tips lainnya, dalam berbisnis, harus terhubung dengan online. Lantaran jangkauannya luas dan tak terbatas. Jangan lagi hanya berbisnis dengan sistem offline semata.

Jika ingin bertahan bahkan berkembang, harus sudah go online.

Bagaimana? Sudah terbayang cara mudah beli rumah tanpa riba? Banyak developer properti yang menyediakan layanan syariah, khusus bagi Anda yang ingin menjalankan syariat Islam. Tidak usah khawatir lagi, karena keamanannya pun sudah terjamin.

Informasi lengkap tentang proyek property syariah developer Royal Orchid Syariah Group kontak 0811.9073.333!

Jika dirasa bermanfaat, bagikan info ini ya ^_^
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Kontak Kami